Dukung Pemenuhan Hak Warga Binaan, Lapas Perempuan Bengkulu dan PKBI Gelar Asesmen Psikososial
Bengkulu - Sebagai upaya dalam pemenuhan hak-hak warga binaan, khususnya pada aspek pembinaan kepribadian, Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu melaksanakan kegiatan asesmen dan diskusi bersama Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Bengkulu.
Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan arahan Kepala Lapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, sebagai bentuk dukungan terhadap program pembinaan yang berkelanjutan dan berorientasi pada pengembangan diri warga binaan.
Sebanyak 15 orang warga binaan yang berstatus tahanan mengikuti kegiatan asesmen dan diskusi ini dengan antusias. Pelaksanaan kegiatan dilakukan oleh empat orang tim PKBI Bengkulu, dengan pengawasan langsung dari petugas Registrasi Lapas Perempuan Bengkulu untuk memastikan kegiatan berjalan tertib dan sesuai prosedur.
Melalui kegiatan ini, PKBI Bengkulu berfokus pada identifikasi kebutuhan, kondisi psikososial, serta pemahaman hak-hak dasar warga binaan, yang kemudian menjadi dasar untuk memberikan pendampingan dan edukasi lanjutan.
Kalapas Perempuan Bengkulu, Suci Winarsih, menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh bagi warga binaan.
“Kami berupaya tidak hanya memberikan pembinaan dari sisi disiplin dan keterampilan, tetapi juga dari sisi kepribadian dan psikososial. Kolaborasi dengan PKBI ini menjadi langkah nyata dalam memastikan hak-hak warga binaan tetap terpenuhi,” ujar Suci Winarsih.
Dengan adanya kegiatan asesmen dan diskusi ini, diharapkan warga binaan dapat memperoleh pemahaman diri yang lebih baik serta dukungan psikologis dan sosial yang dapat membantu mereka dalam proses pembinaan menuju perubahan positif.
