Skip to main content
x
Reses Senator Destita di SDN 10 Talang Benung, Seluma.

Senator Destita Tinjau SDN 10 Talang Benuang, Soroti Dampak Zonasi pada Sekolah Desa

Lubuk Sandi – Anggota DPD RI Dapil Provinsi Bengkulu, Apt. Destita Khairilisani, S.Farm., M.S.M., melakukan kunjungan reses ke SDN 10 Desa Talang Benuang, Kecamatan Lubuk Sandi, Kabupaten Seluma, Senin (4/8/2025) pukul 10.30 WIB. Kunjungan yang dihadiri guru, siswa, dan orang tua murid ini menjadi forum dialog membahas persoalan penurunan jumlah siswa di sekolah desa akibat penerapan sistem zonasi.

Dalam pertemuan tersebut, guru dan kepala sekolah menyampaikan bahwa jumlah siswa baru di SDN 10 terus menurun setiap tahun, meski sekolah berada dalam zona yang telah ditetapkan. Fenomena ini terjadi karena sebagian orang tua memilih mendaftarkan anaknya ke sekolah di pusat kecamatan atau sekolah yang dianggap “favorit”, meskipun jaraknya lebih jauh dari rumah.

Kondisi ini membuat sekolah kecil di pedesaan terancam kekurangan murid, berdampak pada alokasi guru, bantuan operasional, dan keberlangsungan sekolah.

Para pendidik mengusulkan perlakuan afirmatif bagi sekolah dengan jumlah siswa sedikit, seperti jaminan alokasi guru tetap, dukungan promosi, serta program peningkatan daya tarik sekolah desa. Mereka juga berharap Dinas Pendidikan lebih aktif memberikan dukungan program dan fasilitas sederhana untuk memperkuat identitas sekolah lokal.

Menanggapi aspirasi tersebut, Senator Destita menyampaikan bahwa temuan ini akan dibawa ke Komite III DPD RI sebagai bahan evaluasi nasional terhadap pelaksanaan PPDB 2025. Ia menekankan perlunya evaluasi kebijakan zonasi yang mempertimbangkan kondisi geografis dan sosial masyarakat desa, serta menyarankan model sekolah berbasis komunitas yang melibatkan tokoh masyarakat dalam pengembangan sekolah.

Kegiatan reses ini diakhiri dengan foto bersama dan makan bersama warga sekolah. Destita berharap kebijakan PPDB ke depan dapat lebih inklusif dan kontekstual, sehingga semua sekolah, baik di kota maupun desa, tetap hidup dan berkembang.