Skip to main content
x
lapas

Wujudkan ASN Berakhlak, Lapas Perempuan Bengkulu Gelar Pelatihan Moralitas “Who Am I” Secara Daring

Bengkulu -  Menjadi aparatur negara bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga soal mengenali jati diri dan menumbuhkan moralitas. Hal inilah yang tercermin dalam kegiatan Pendidikan Moralitas bertema “Who Am I” yang diikuti oleh jajaran Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Jumat (10/10).
Kegiatan ini digagas oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) bekerja sama dengan Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia (YPMBPBI). Tujuannya adalah membentuk aparatur pemasyarakatan yang berakhlak mulia, beretika, serta memiliki karakter berbudi pekerti luhur dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa.
Berdasarkan arahan Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Bengkulu, Suci Winarsih, kegiatan dilaksanakan secara daring dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh pegawai. Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teori, namun juga mengajak peserta untuk berefleksi, mengenali jati diri, memahami peran mereka sebagai abdi negara, serta menanamkan nilai-nilai moral sebagai fondasi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.


“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan kembali tentang siapa diri kita sebenarnya—bukan hanya sebagai pegawai, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang harus menebar nilai-nilai kebaikan dan keteladanan,” ujar Suci Winarsih.
Kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan karakter bagi seluruh jajaran pemasyarakatan agar tetap menjaga integritas, profesionalisme, dan nilai moral dalam setiap langkah kerja.


Dengan semangat pembinaan dan perbaikan diri, Lapas Perempuan Bengkulu terus berkomitmen menghadirkan SDM Pemasyarakatan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.