Karutan Bengkulu Ingatkan Pegawai Jauhi Narkoba
KOTA BENGKULU - Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, Farizal Antony kembali mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk selalu mewaspadai dan menjauhi
peredaran gelap narkotika. Tidak main-main, Karutan mengatakan dirinya akan menindak tegas siapapun pegawai yang terbukti melakukan pelanggaran baik sebagai pengguna
maupun pengedar narkoba. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Karutan saat memimpin Apel Siang Pegawai Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu, senin (27/02).
"Berkaca pada sejumlah kejadian yang menimpa sejumlah UPT Pemasyarakatan di Indonesia terkait peredaran narkotika di Lapas/Rutan, kembali saya ingatkan bahwa saya tidak akan mentolerir segala bentuk
pelanggaran terkait narkotika yang dilakukan oleh Pegawai Rutan Kelas IIB Bengkulu, siapa pun itu. Jika sampai terjadi maka silahkan tanggung resiko dan konsekuensinya
yakni pemecatan dan hukuman pidan," tegas Karutan.
Kendati demikian Karutan tetap optimis Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bengkulu telah bersih dari peredaran gelap narkotika. Hal ini dibuktikan dengan sejumlah kegiatan
razia dan tes urin yang terus dilakukan dimana dari hasil kegiatan tersebut tidak ditemukan adanya bukti peredaran maupun penyalahgunaan narkotika oleh pegawai ataupun
warga binaan.
"Rutan Bengkulu telah berkomitmen untuk perang melawan peredaran gelap narkotika. Saya yakin dan percaya komitmen tersebut masih kita jaga, hal ini dibuktikan dengan
beberapa kali dilakukan hasil tes urin terhadap pegawai maupun warga binaan dengan hasil negatif, ini salah satu hal yang patut kita banggakan. Untuk itu saya tegaskan
tetap pegang teguh integritas untuk tidak terlibat dalam peredaran gelap narkotik karena kita tahu, godaan dari barang terlarang ini memang sangat besar," ujar Karutan.
Selain memberikan pengarahan terkait bahaya narkotika, Karutan juga mengingatkan kepada seluruh staf pegawai untuk dapat meningkatkan kinerja dalam memenuhi target kinerja
B03 termasuk dalam pemenuhan data-data pendukung kelengkapan pengajuan usulan Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Karutan juga meminta dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran
baik yang tergabung dalam Tim Zona Integritas (ZI) maupun yang tidak tergabung untuk sama-sama mendukung seluruh program kerja Rutan Kelas IIB Bengkulu khususnya dalam
meraih predikat WBK Tahun 2023.
"Selanjutnya saya juga ingatkan untuk segera menyiapkan segala bentuk data dukung yang akan digunakan dalam pengusulan WBK Tahun 2023, mengingat ini sudah akan masuk bulan Maret,
sudah masuk pengerjaan taget kinerj B03, saya harap seluruh pegawai baik yang tergabung dalam Tim ZI maupun yang tidak, mohon untuk kerja kerasnya, ini adalah hajat kita bersama,
tanpa adanya dukungan dan kerja keras dari semua pihak, mustahil kita dapat menyelesaikannya. Teruntuk bagi seluruh petugas yang telah melaksanakan studi tiru beberpa waktu lalu,
saya harap ilmu yang didapat agar bisa diterapkan. Jadikan kegagalan tahun lalu sebagi pelajaran, semoga tahun ini kita bisa meraih predikat WBK," pungkas Karutan.
