Menebar Harapan Petani Karet di Ujung Seluma

Pembangunan gorong-gorong di Desa Talang Sebaris
HEMBUSAN angin lembut menabuh dedaunan karet yang berjajar rapi membelah jalan di Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
Senyum Suparmin terkembang, Ketika pandangannya fokus ke jalanan yang kini membentang menuju ke desanya. Jalanan itu begitu nyata, membuat mimpi-mimpinya terbang pada masa depan yang lebih haik. Hasil kebun juga pertanian akan terangkut dan para petani akan mendapatkan hasil lebih cepat.
Ditatapnya jalanan itu hingga jauh ke ujung. Kali ini senyumnya jauh lebih lebar. Namun tetiba senyum itu menghilang, bibirnya terkatup ketika ingatannya kembali diterbangkan ke masa sebelum Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-122 Kodim 0425/Seluma datang ke desanya.
Jalanan ini hanyalah jalan setapak, berupa tanah merah diselingi kubangan air di tengahnya. Kondisi itulah yang membuat masyarakat petani mayoritas, yang tinggal di desa terpencil ini sudah tidak bergairah dan menelantarkan kabun karet, tidak sedikit petani beralih profesi menjadi kuli bangunan, bahkan memilih nganggur daripada membuang tenaga menderes karet demi menyambung hidup.
"Terima kasih Pak TNI," ucapnya lirih.
Ada butiran bening di pojok katanya berusaha ditahan agar tidak sampai jatuh. Kembali ditatapnya jalanan itu.
Jalan sepanjang 1.535 meter dan lebar 8 meter yang telah tuntas dikerjakan oleh para prajurit TNI. Jalan yang siap membentangkan harapan warga di desanya, Talang Sebaris.
Suparmin yang merangkap Kepala Dusun terus menatap lurus jalanan itu, pandanganya enggan teralih. Rasa takjub tidak bisa lagi terbendung. Hingga tanpa disadari ada tangan menepuk pundaknya dengan lembut.
"Semangat ya Pak, jalannya sudah bagus" ujar pria berbaju loreng.
Sigap Suparmin menoleh. Pandangannya ditajamkan seakan tidak percaya. Letkol Arh Dedy Hendaryatmoko, Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-122 Kodim 0425/Seluma ada di dekatnnya.
"Jalannya sudah bagus. Semangat untuk bekerja. Biar apa yang kita bangun tidak sis-sia" ujarnya memotivasi.
"Siap Pak Komandan. Terima kasih banyak telah membangun desa ini" balas Suparmin sambil berpamitan meninggalkan pria dengan dua melati di pundak.
Letkol Dedy bersama Komandan Satuan Tugas (Dan SSK) Letda CPL Haryanto lalu berjalan pelan menyusuri jalanan. Sesekali dia berhenti memastikan semua telah dikerjakan dengan baik.

Pembukaan jalan sepanjang 1.535 meter di Desa Talang Sebaris, Kecamatan Air Periukan, Kabupaten Seluma
Sasaran Pembukaan Jalan
Pembukaan jalan sepanjang 1.535 meter yang menjadi asa masyarakat Talang Sebaris. Walau, untuk menyelesaikan butuh kerja keras. Bersama 110 anggota Satgas baik dari TNI dari dua matra Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut (AL), Kepolisian dan dibantu warga setempat berjibaku menyelesaikan pengerjaan jalan dari pembukaan TMMD ke-122 pada 2 Oktober hingga jelang penutupan pada 31 Oktober 2024.
Rasa bangga kian meraja, menyadari medan yang berat mampu mereka patahkan. Bayangkan, lokasi sasaran yang jauh dari perkampungan, belum lagi saat hujan yang tiba-tiba datang, membuat Satgas harus rela lembur demi menyelesaikan target pekerjaan.
"Jika hujan datang, kita berhenti untuk berteduh. Hanya saja agar target sesuai harapan, kita harus lembur. Itu semua agar jalan selesai tepat waktu sebelum penutupan"ungkap Letda CPL Haryanto yang langsung disambut dengan acungan dua jempol.
Senyuman Letkol Dedy melebar ketika teringat massa berat itu. Apalagi ketika hasil kerja bersama ini mendapat apresiasi positif dari para pemangku kepentingan. Kerja yang bagus, lanjutkan, puji Komandan Korem (Danrem) 041/ Gamas Bengkulu Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen, sambal menepuk pundak Dansatgas yang tertempel dua melati.
"Jangan lupa, melalui TMMD, kita bisa meningkatkan semangat kebersamaan, persatuan, dan kerja sama untuk membangun fasilitas yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Saya berharap, seluruh elemen masyarakat bahu-membahu dalam menciptakan desa yang lebih maju," tambah Danrem.
Sasaran Fisik dan Nonfisik
Kebersamaana pula yang membuat semua pengerjaan sasaran menjadi mudah. Selain pembukan jalan sepanjang 1.535 meter dan lebar 8 meter akhirnya tuntas, sasaran fisik lainnya, yakni pembangunan gorong-gorong di 8 titik pun terselesaikan.
Kebahagiannya pun semakin bertambah, menyusul sasaran nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan (wasbang), pelayanan kesehatan, penyuluhan stunting, penyuluhan Posyandu dan Posbindu, penyuluhan pertanian, penyuluhan perikanan, lingkungan hidup dan kehutanan, penyuluhan hukum dan kamtibmas, penyuluhan bahaya narkoba, penyuluhan keagamaan, dan pemutaran film perjuangan, mendapat antusias warganya.
Selain pembangunan fisik, program nonfisik seperti penyuluhan di bidang kesehatan, pertanian akan diberikan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Selain tentunya dengan penyuluhan yang kami berikan akan memberikan pengetahuan baru bagi warga, dan kami harap ini berdampak positif bagi kemajuan Desa Talang Sebaris," ungkap pria yang juga menjabat sebagai Dandim 1425/Seluma ini.

Program itu di antaranya, rehab rumah tidak layak huni
Sasaran Tambahan Kasad
Selain sasaran fisik dan non fisik, sasaran tambahan yang merupakan program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., juga tertuntaskan sebelum penutupan TMMD ke-122.
Program itu di antaranya, rehab rumah tidak layak huni (RTLH) sebanyak 2 unit, pembuatan sumur bor sebanyak 3 titik, dan ketahanan pangan berupa pembuatan kolam ikan lele ukuran 10 x10 meter. Dan penanamn 1.000 batang pohon, terdiri dari jenis pohon jengkol sebanyak 400 batang, durian 300 batang, dan pinang sebanyak 300 batang.
Kepala Desa Talang Sebaris, Fikri Ardianto, turut mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya program TMMD di desanya. "Kami sangat bersyukur karena hasil panen akan lebih mudah didistribusikan dengan adanya jalan baru ini. Selain itu, pembangunan rumah, sumur bor, dan kolam lele juga sangat membantu, ujarnya.
Dengan semua yang telah terbangun, Pjs. Bupati Seluma H. Meri Sasdi, M.Pd mengajak kepada pemerintah daerah, desa dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga dan merawat jalan itu dengan baik agar meningkatkan perekonomian di Kabupaten Seluma ini..
"Program TMMD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama para petani. Pembangunan jalan sentra produksi akan mempermudah akses distribusi hasil baik perkebunan maupun pertanian dan secara langsung meningkatkan perekonomian masyarakat. TMMD menjadi bukti nyata bahwa pembangunan di desa-desa terpencil terus digalakkan, sehingga mampu menggerakkan roda ekonomi lokal," ujar

Tim Wasev dariMabesad dipimpin Asintel Kasad Mayjen TNI Drajad Brima Yoga
TMMD Mempercepat Pembangunan
Hal senada diungkapkan Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) dari Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad) yang dipimpin Asintel Kasad Mayjen TNI Drajad Brima Yoga. Pembangunannya sudah bagus, kualitas juga sesuai dengan diprogramkan, pengerjaan tepat waktu. Tinggal semua yang sudah dibangun ini dijaga, sehingga ekonomi terus bergerak kesejahteraanpun akan terwujud, ujarnya.
Karena, menurut keberadaan TMMD mampu memberikan kontribusi terhadap percepatan pencapaian target pembangunan melalui pemberdayaan ekonomi di daerah, demi meningkatkan taraf hidup masyarakat, menurunkan kemiskinan, serta menempatkan desa sebagai subjek pembangunan.
TMMD bukan semata-mata membangun sarana fisik bagi masyarakat, melainkan juga menumbuhkan semangat percaya diri agar mampu mengelola potensi menuju desa yang mandiri, tegasnya.
Namun satu yang perlu ditekankan dalam jiwa ini, bahwa TMMD ini adalah bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau Hal ini seperti diungkapkan, Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) II/Sriwijaya Mayjen TNI M Naudi Nurdika, TMMD ke-122 di wilayah Kodim 0425/Seluma ini merupakan komitmen TNI untuk mendukungh pembangunan di wilayah 3T, yakni tertinggal, terdepan, terluar.
Dan TMMD sebagai program lintas sektoral yang melibatkan TNI, lembaga pemerintah daerah, serta segenap lapisan masyarakat, merupakan salah satu langkah nyata guna mengatasi berbagai permasalahan, seperti akses jalan transportasi yang belum ada atau belum layak, serta membantu penanggulangan kemiskinan dan pengangguran
Jadikan TMMD ke-122 ini sebagai momentum untuk semakin meningkatkan sinergi, menggugah kesadaran bersama untuk selalu menghidupkan budaya gotong royong, mempererat tali persaudaraan, merajut kebersamaan dan persatuan, meningkatkan karya, inovasi dan prestasi, untuk membangun daerah. Hal ini sejalan dengan tema kali ini yakni, Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah, tegas Pangdam.
Dan keberadaan baik sasaran fisik, nonfisik, juga sasaran tambahan yang merupakan program unggukan Kasad menjadikan masyarakat di Talang Sebaris dan sekitarnya merasakan adanya pemerataan pembangunan.

Penutupan TMMD ke-122 Kodim 1425/Seluma
Meningkatkan Taraf Hidup
Dan khusus untuk jalan, akan membuat petani karet kembali bergairah. Harapan akan kesejahteraan pun kembali memenuhi benak mereka. Karena akses terbuka, semakin memudahkan masyarakat dalam menjual hasil perkebunan sehingga meningkatkan taraf hidup masyarakat dan sekitarnya.
Meningkatkan taraf hidup warganya. Harapan terbesar itulah yang membuat pembangunan melakui program TMMD ke-122 ini dengan sasaran di Talang Sebaris.
Tanpa disadari mentari sudah mulai meninggi. Letkol Dedy bersama Letda Haryanto berjalan cepat menuju motor, yang terparkir jauh, karna terus menyusuri jalan, yang telah tuntas sebelum penutupan. Langkahnya semakin cepat, bersama rasa optimis akan kehiduoan yang kebih baik di Talang Sebaris.
